Trip to Jogja Untuk Pertama Kalinya Part 9 (Kepiting Pantai Depok)

banner 468x60

JOGJA – Senja pun tiba, matahari terbenam mesra di
pelukan bumi, malam menjelang dan menunjukan gelapnya. Perutku semakin terasa
lapar, itu artinya mereka juga pasti merasakan hal yang sama dengan apa yang
aku rasakan. Aku menunjukan sebuah tempat untuk makan malam di pantai depok,
walau sebenarnya banyak kedai pastinya yang sudah tutup disana. Dan tempat itu juga
pasti sudah gelap, pemandangannya juga kurang menarik.

Namun apalah daya karena permintaan mencari
makan malam dengan hidangan seafood yang ada hanya disana, yasudah terpaksa aku
tetap mengarahkan mobilku kesana. Walaupun sebenarnya takut juga mereka
nantinya malah kurang menikmati hidangan santap makan malamnya.
Di pantai depok ini memang cukup unit, warung
makan tidak langsung menyediakan bahan makanan yang akan kita santap. Mereka
hanya menyediakan jasa untuk memasaknya saja. Jadi kita sendiri yang harus
memilih dan membeli bahan sendiri. Kita bisa membelinya di pasar lelang ikan
yang berada tak jauh dari tempat-tempat rumah makan tersebut.
Ternyata masih banyak juga orang-orang yang
sedang mengantri untuk membeli ikan dan yang lainnya disitu. Mba ikmah memilih
beberapa ikan, aku mengambil cumi, dan yang lain ada yang ngambil udang serta
kepiting untuk dijadikan menu lauk makan malam nanti.
Seorang ibu yang berdiri disekitar pelelangan
ikan menjajakan jasanya untuk memasakan ikan yang kita beli. Setelah semuanya
di bayar si ibu tadi mengarahkan kita untuk ketempat dia memasak. Tempatnya
sudah sepi, banyak warung yang sudah tutup dan lampu peneranganpun sangat
sedikit. Aku memarkirkan mobil di depan pintu masuk kedai si ibu bersepeda yang
membawa ikan-ikan kita dari pelelangan tadi.
Disitu kita disuruh memilih akan dimasak
dengan cara apa dan menggunakan bumbu apa. Ada yang di bakar, di goreng, diberi
saus macem-macem. Pokoknya malam itu kita seperti makan malam besar, karena
semua menu ada disitu. Kita menunggu sekitar 15 menitan hingga semua masakan
siap untuk disajikan. Seperti yang sudah aku duga pemandangan yang ada hanyalah
gelap. Padahal diluar sana deburan ombak mendayu-dayu. Andai saja tadi sebelum
senja kita sudah berada di tempat ini, pasti lebih nikmat rasanya kita makan
sambil melihat pemandangan yang eksositis dari pantai depok.
Tapi apalah daya, aku hanya seorang pemandu
yang ingin memberikan yang terbaik untuk wisatawan yang aku antar. Aku tidak
bisa menyela mereka yang sedang senang-senangnya menikmati liburan di pantai
Parangtritis itu. Aku tidak bisa menyuruh agar mereka menyudahi aktifitasnya
sebelum puas menikmati.
Ya memang, akhirnya harus ada yang di korbankan
untuk hal tersebut, kita harus makan dengan suasana yang sedikit mencekam
karena pemandangna gelap diluar sana tidak terlalu membuat kita nyaman. Namun
makan malam itu cukup membuat kita terpuaskan karena kita semua dengan lahap
menyantap semua hidangan tersebut.
Seharian jalan-jalan, diakhiri makan malam
kekenyangan, perjalanan pulang ngantuk di jalan…lanjut perjalanan pulang.
(Ridlo Syamsul / ig @kangentraveling)
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *