Trip to Jogja Untuk Pertama Kalinya Part 7 (De Mata)

banner 468x60

JOGJA – Aku mengatur GPS ku lagi ke arah de mata,
karena memang kebetulan aku tidak mengetahui persis dimana letaknya. Memang ini
tempat yang baru aku ketahui setelah vira ngasih tahu. Disitu tempat apa, pun
sebenarnya aku kurang tahu lebih jelasnya. Namun aku mencoba menerka-nerka saja
tempat macam apa sebenarnya yang membuat si vira uring-uringan seharian karena
ingin kesini.

Dengan bantuan GPS aku ternyata tidak terlalu
kesulitan untuk menemukan tempat tersebut, karena hanya sekitar beberapa menit
saja kita sudah sampai lokasi itu. Berada di sebuah komplek pertokoan demata
ternyata memiliki beberapa tempat yang unik dan menarik. Lebih tepatnya ini
tempat untuk orang-orang alay untuk mengekspresikan dirinya.
Dalam hati aku berkata ohh ini ternyata tempat
yang diinginkan oleh anak ABG itu. Tempat dimana kita bisa berfoto suka-suka di
satu tempat namun bisa dengan background macem-macem. Jadi semacam studio foto
namun ini kita bebas suka-suka melakukan sesi foto disana sendiri.
Di tempat yang pertama sebenarnya hanya sebuah
permainan trik mata dengan menggunakan berbagai macam background. Sehingga kita
seperti berada di tempat yang aneh, nyeleneh, unik, dan menarik. Intinya ini
pas banget buat anak alay yang hobinya foto-foto. Disini kameraku hampir semuanya
di penuhi oleh foto vira. Dia yang tadinya susah banget buat foto ternyata
disini dia tanpa harus diminta untuk bergaya malah mengeluarkan semua gaya
terbaiknya untuk berpose paling maksimal. Bahkan gaya yang menurut dia kurang
oke harus di hapus dan di ulang kembali sampai beberapa kali.
Dari sini aku tahu, ternyata lensa kameraku
yang dari semalem tidak boleh mengarah ke arahnya bukan karena dia tidak suka,
tapi karena memang suasana hatinya saja yang sedang tidak bombong karlau kata
orang jawa bilang. Hemmm sekarang aku mengerti, anak ABG itu ternyata ngambek
bukan karena lensa ini. Tapi memang sebenarnya karena keinginannya saja yang
tidak dipenuhi.
Ini menjadi pelajaran berharga buat aku kalau
nanti mau anterin lagi wisatawan kemana-mana bahwasannya kepentingan anak alay
lebih berharga di bandingkan dengan kepentingan kita semua, karena anak alay
ambeknya lebih gede dari pada isi dalam otaknya. Wkwkwkw.!!
Ditempat kedua ada patung-patung yang jumlahnya
puluhan. Patung tersebut adalah tokoh-tokoh fiksi dan asli, figure yang
dianggap paling keren dan paling berpengaruh. Banyak tokoh yang berada disitu,
mulai dari penyanyi, aktris, pemain bola, pembalap, bahkan sampai politisi
macem Jokowi dan Gusdur. Selain itu juga banyak tokoh fiksi macem spiderman,
iron man, batman, dan lain-lain.
Sedangkan di tempat yang ketiga ini yang
menurut aku paling menarik, karena semuanya di bikin secara terbalik atau Up
Side Down. Jadi kondisi barang-barang di dalam ruangan tersebut di buat
terbalik. Nah yang menjadi menarik adalah bagaimana kita agar bisa
mengekspresikan diri kita dalam kondisi tersebut, namun tidak merubah esensi
dari tempat tersebut. Karena kalau kita salah posisi atau kurang tepat
posisinya, nanti malahan jadi kurang menarik. Aku juga cukup kesulitan untuk
mengambil gambar karena selain memotret juga harus sangat jeli untuk
mengarahkan mereka saat berpose. (Ridlo Syamsul / ig @kangentraveling)
Lanjut ke parang tritis dan mencari makan
seafood di pantai depok.
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *