Trip to Jogja Untuk Pertama Kalinya Part 2 (Malam Hari di Malioboro)

banner 468x60

JOGJA – Malam hari di Malioboro, aku mengarahkan mobil
Honda Jazz yang aku kendarai kearah keraton yogyakarta. Di sepanjang jalan aku
mengamati GPS yang aku letakan di sisi kiri kemudiku. Tujuannya untuk
menunjukan arah dan jalur mana yang tidak macet. Karena seperti kita ketahui
jalur utama Malioboro sedang dalam perbaikan. Kita harus memanfaatkan teknologi
agar kita lebih mudah dan mengetahui kondisi terupdate di sekitar kita saat
sedang liburan.

Sebenarnya aku mengarahkan mobil ke arah Tugu
nol Jogja, tapi jalur menuju arah putar balik yang ke arah stasiun tugu
kondisinya macet lumayan parah karena terlihat di dalam GPS merah. Akhirnya aku
memutuskan untuk memotong jalur. Aku mencari parkiran di seberang musim
perjuangan 14 september. Tempat ini sangat setrategis karena kita sudah berada
di tengah-tengah antara Jalan Malioboro dan arah ke Kraton.

Mba ikmah dan keluarga, aku ajak
berjalan-jalan di sekitar jalan Malioboro. Malam itu kondisinya tidak terlalu
ramai tapi seperti kita tahu Malioboro tidak pernah sepi dari pengunjung. Se
sepi-sepinya malioboro ya seperti itu, tetap saja banyak pengunjung yang
datang.

Kameraku disiapkan dan mulai memotret di sana-sini.
Mba ikmah memintaku untuk mengambil moment mereka berjalan-jalan disana. Namun
ternyata kedua anaknya cukup tidak bersahabat. Si vira yang dari tadi manyun
karena keinginannya untuk ke Demata tetap saja manyun. Kalau si kecil ya antara
senang dan biasa-biasa saja.

Tujuan paling utama adalah mencari petunjuk
arah yang bertuliskan Jl. Malioboro, mungkin itu sudah seperti kewajiban kala
kita kesana, harus foto di petunjuk arah tersebut. Hehehe ya memang salah satu
cara menunjukan kita pernah kesana tinggal cari aja penunjuk arah bertuliskan
Jl. Malioboro yang lergendaris. Perjalanan menuju tempat tersebut ternyata
tidak dekat. Ini menyebabkan vira yang dari tadi sudah ngambek terlihat semakin
Bete saja.

Setelah berjalan cukup jauh dan dengan
perjuangan yang sangat panjang, akhirnya kita sampai juga ke lokasi tujuan.
Antrian untuk bisa berfoto di tempat tersebut juga lumayan banyak. Karena tidak
sedikit juga orang yang sedang mengincar termpat tersebut. Vira dan si kecil
manyun, tidak mau ikutan foto disitu, hanya mamanya saja yang asik menikmati
bisa berfoto disana berkali-kali, sepertinya di sangat menikmati pengalaman itu.

Aku sebagai orang yang bertugas menemani
keluarga ini, hanya tersenyum dan mengiyakan apa pinta mba ikmah dan semua
keingan keluarga itu, untuk mengantarkan dan menentukan kemana arah dari
perjalanan itu. (Ridlo Syamsul / ig @kangentraveling)

Selanjutnya pasar Bringharjo….

kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *