Serunya Berburu Kuliner Malam Kekinian di Street Food Bumiayu

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Ada tempat nongkrong yang baru di Kota Bumiayu. Lokasinya di jalan PLN Pasar Induk Bumiayu. Jika kalian pernah ingat dengan Pasar Kuliner (Paskul) nah sekarang berganti nama menjadi Street Food Bumiayu.

Di tempat ini terdapat banyak makan pilihan yang menarik. Mulai dari makanan berat sampai makanan ringan ada disini.
Street Food Bumiayu buka mulai pukul 17.00 atau jam lima sore dan tutup hingga jam sebelas malam atau 23.00 wib. Namun jika kondisinya masih ramai kedai-kedai yang terdapat disitu akan tutup lebih lama.
Salah satu kedai di Street Food Bumiayu adalah Mie Kiwaa kedai Mie Ayam (Mie Yamin) yang dikelola oleh anak-anak muda dengan konsep makanan mie yang kekinian.
Berbeda dengan mie pada umumnya kedai Mie Kiwaa ini sangat unik, menyediakan mie dengan toping saos berbagai macam. Ada mie yamin original, mie yamin saos bbq, mie yamin blackpepper, mie yamin extra pedas dengan level kepedasan 1 sampai 5 yang cocok buat kalian pecinta pedas.
Menurut sang pemilik Mie kiwaa Bayu mengatakan dirinya membuka kedai Mie Kiwaa disini karena bosan selama pandemi dirinya kuliah daring, hanya dari rumah saja.
“Bosen mas kuliah dirumah terus, dari pada malamnya nggak ngapa-ngapain mending jualan, lumayan untuk tambahan uang jajan” menurut Bayu mahasiswa ITT Telkom Purwokerto yang baru merintis bisnis kuliner.
Rasa mie kiwaa memang beda dengan rasa mie pada umumnya di kota Bumiayu. Bumbu manis asin dengan sedikit rasa lada hitam menjadi ciri khas mie kiwaa. Buat kalian pecinta mie pasti bakalan ketagihan pengin makan lagi dan lagi disini.
Satu porsi Mie Yamin di bandrol harga cukup murah hanya Rp 10.000,- saja. Cocok untuk kantong para pecinta kuliner. Sedangkan untuk varian lainnya dengan harga rata-rata Rp 13.000,- saja.
Selain Mie Kiwaa di Street Food Bumiayu juga terdapat beberapa kedai lain seperti Due Cafee Streetfood, Kentang Halilintar, Sate Taichan Sejoli, Cewiwi, Benana dan masih banyak yang lainnya.
Street Food Bumiayu memiliki konsep kekinian. Tak kalah dengan yang sedang ngetrend di kota-kota besar lainnya. Street Food Bumiayu menggunakan mobil sebagai kedai yang mereka gunakan. Selain itu tenda-tenda sarnafil juga terpasang nampak rapih dan higienis.
Menurut Ardy sang penggagas Street Food Bumiayu mengatakan, dirinya membuka kedai Street Food ini untuk membantu orang-orang yang sedang ingin berbisnis kuliner namun tidak memiliki modal yang cukup. Apalagi sekarang masa pandemi Covid-19 banyak orang yang menganggur karena tidak ada pekerjaan.
“Kebetulan rumah saya disini jadi dari pada daerah ini sepi mending saya manfaatkan bersama teman-teman untuk berjualan. Selain itu, disini tidak dipungut biasa bulanan maupun harian sepeserpun, kalau mau jualan tinggal jualan saja. Paling nanti ada buat bayar kebersihan dan listrik.” terang Ardy selaku penggagas street food dan juga salah seorang owner cafe paling hits di Bumiayu Due Cafee.
Jika kalian pecinta kuliner wajib banget nyobain tempat ini sebagai referensi makan malam anda. (/Ridlo Hartamas)

kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 comments