Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Pemerintah telah menetapkan lebaran Idul Adha 1442 H jatuh pada harithari Selasa 20 Juli 2021. Perayaan hari besar umat islam tersebut biasanya terlebih di dahului dengan puasa sunah dua hari yaitu Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.

Puasa tarwiyah adalah puasa yang di kerjakan pada tanggal 8 Dzulhijjah sedangkan puasa Arafah dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah dan pada tanggal 10 Dzulhijjahnya dilaksanakan lebaran Idul Adha.
Adapun niat puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah adalah sebagai berikut. 
1. Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma tarwiyata, sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala”.
2. Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafah, sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa arafah, sunnah karena Allah ta’ala”.
Sementara itu ada beberapa keutamaan puasa sunah Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah. Menurut Ustadz Lalan Maulana, SS saat ditemui dikediamannya di Tanah Abang Jakarta Pusat menjelaskan.
Kata tarwiyah berasal dari “Rawwa Yurawwi Tarwiyyan Tarwiyyatan”, yang berarti berfikir. Jadi hari tarwiyah adalah hari berfikir. 
Layaknya nabi Ibrahim berfikir setelah bermimpi mendapat perintah dari Allah untuk menyembelih putranya ismail dan juga berfikir bagi jemaah Haji doa apa yang akan mereka panjatkan di hari esoknya (Hari Arofah) terang Ustad Lalan. (/ridlo)
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *