Mengenal Passapu: Ikat Kepala Khas Sulawesi Selatan

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Passapu adalah ikat kepala pria asal Sulawesi Selatan yang memiliki nilai filosofis dan kultural yang mendalam. Ikat kepala ini memiliki peranan penting dalam berbagai acara, dan bertujuan untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada yang memakainya.

Passapu: Lebih Dari Sekedar Aksesori
Pada acara Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (Apeksi) 2023 di Makassar, dua calon presiden yaitu Ganjar Pranowo dari PDIP dan Anies Baswedan dari Nasdem, memakai passapu.
Bahkan, mayoritas walikota peserta rakernas juga ditemukan mengenakan passapu. Passapu berwarna merah dengan garis berwarna emas, dan pada ujungnya, passapu diikat dan diletakan di sebelah kanan atau sebelah kiri, tergantung pada status perkawinan dari pemakainya.
Sebagai contoh, Walikota Depok Mohammad Idris, memakai passapu dan menyatakan bahwa ini lebih dari sekedar aksesori.
Dia mendeskripsikan bahwa passapu biasanya dipakai saat acara-acara besar dan oleh orang-orang yang dihormati oleh warga sekitar.
Arti Ikat Kepala Passapu
Secara khusus, passapu memiliki tali di ujungnya yang diletakan di sisi kanan atau kiri. Jika ikatannya berada di sisi kanan, ini menandakan bahwa orang tersebut sudah menikah, sementara jika di sisi kiri, ini menandakan bahwa orang tersebut masih lajang.
Ikat kepala ini seringkali mengingatkan orang akan Sultan Hasanuddin, pahlawan nasional Indonesia. Presiden Joko Widodo juga pernah terlihat mengenakan passapu dalam kunjungannya ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada tahun 2019.
Selanjutnya, mari kita apresiasi dan menghargai nilai-nilai dan warisan budaya kita, dan melihat lebih jauh dari sekedar penampilan fisik, karena seperti passapu, terkadang ada makna dan cerita yang lebih mendalam di balik setiap pilihan fashion. (*)
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *