Melihat Sejarah Tugu Kujang Bogor

banner 468x60

BOGOR, KANGENTRAVELING.COM – Beberapa hari lalu saya berkesempatan datang ke Kota  Bogor, tujuannya hanya untuk main saja bertemu dengan seorang kawan yang sudah lama tidak berjumpa. Disana saya diajak berkeliling ke beberapa tempat bersejarah di kota yang memiliki julukan Kota Hujan ini. Salah satunya adalah Tugu Kujang.

Tugu Kujang merupakan ikon Kota Bogor yang berada di simpang tiga antara Jalan Raya Pajajaran, Otista, dan Baranangsiang. Bangunan yang menjulang tinggi ini memiliki total tinggi sekitar 25 meter dengan tinggi Kujang sendiri 6 meter dan memiliki luas tanah sekitar 26 meter kali 23 meter persegi.

Sejarah Tugu Kujang

Nama Kujang diambil dari senjata khas masyarakat etnis Sunda yang dianggap memiliki sebuah keistimewaan dan kekuatan gaib yang terkenal sejak zaman Kerajaan Pajajaran yaitu sekitar abad ke-14. Tugu Kunjang mulai dibangun pada tanggal 4 Mei 1982 pada masa pemerintahan Walikota Achmad Sobana dengan menelan biaya sekitar 80 juta.

Menurut teman saya tugu ini terbuat dari stainless Steel berlapis perunggu dan kuningan pada ornamen yang berdiri kokoh pada bagian atas bangunan yang memiliki berat sekitar 800 kg. Pada bagian beton yang berdimensi tidak terdapat sebuah perisai lambang Kota Bogor yang terdiri dari lambang Garuda, Istana Kepresidenan, Gunung salak dan Senjata Kujang.

Sementara itu saya melihat pada bagian bawah terdapat sebuah plaza yang bertuliskan prasasti lingga dan batu tulis. Konon itu berasal dari kerajaan Pajajaran yang dipimpin oleh Sri Baduga Maharaja ratu Adil. Isi plaza tersebut adalah “Dinu kiwari ngancik nu bihari seuja ayeuna sampeureun juga”. Sayapun meminta teman saya untuk mengartikan bahasa sunda tersebut. Menurut teman saya itu artinya “Apa yang dilakukan hari ini dan esok harus lebih baik dari hari sebelumnya”.

Tidak terasa hari kala itu sudah mulai terik. Saya bersama kawan saya melanjutkan lagi perjalanan dikota hujan itu. Tujuannya ada mencari makanan khas kota Bogor. Soto Mie Bogor dan Asinan Bogor sepertinya enak untuk menemani makan siang saya. 

Saya pun bergegas meninggalkan Tugu Kujang lalu menuju Pasar Bogor untuk mencari makanan yang saya inginkan. Tak jauh dari Tugu Kujang saya sudah sampai didepan gerbang Lawang Suryakencana dan langsung mencari tempat makan, karena menurut teman saya disini banyak tempat makan yang legendaris yang wajib banget saya cobain saat datang ke kota Bogor, hmm jadi tambah penasaran? (/Ridlo)

kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *