Kesuksesan 2 Warung Indonesia Yang Viral di Korea Selatan

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Kisah sukses lain dari diaspora Indonesia di luar negeri telah menyebabkan gejolak di kalangan netizen Indonesia. Di bidang nasi goreng, seorang pengusaha bernama Ani berhasil menarik perhatian masyarakat lokal Korea untuk belajar, mencicipi bahkan mencintai masakan Indonesia.

Ani adalah warga negara Indonesia yang tinggal di Korea Selatan (Diaspora) dan menjalankan bisnis memasak bernama Delisha Cafe. Bahkan, Ani telah berhasil membuka dua cabang  di Enkotobuki dan Gumi. Dibangun oleh Ani, Delisha Café  menyajikan berbagai masakan Indonesia beserta menu utamanya, Nasi Goreng. Delisha Cafe terletak di Dongchengxiang (1432), Kota Gyeongju, Gyeongsangbuk-do.

Dia mengatakan masakan Indonesia, tidak hanya orang-orang di Indonesia yang tinggal di Korea yang menyukainya, tapi orang-orang Korea setempat juga sangat suka, dan bikin nafsu makan. “Bahkan makanan favorit sebenarnya adalah makanan istimewa, terutama rendang dan nasi goreng.”

Ani menambahkan bahwa pengunjung restoran juga sangat sibuk dalam sehari dan bisa tiga kali lipat lagi pada hari libur dan akhir pekan. 

 “Dimulai dengan banyak menu favorit yang banyak diminati seperti nasi padang, nasi goreng, ayam bakar, bebek bakar, iga bakar, dan lain-lain, kami menawarkan menu  yang beragam,” ujarnya.

Sebagai UMKM binaan BNI, Ani mengapresiasi semua dukungan BNI, baik berupa program pelatihan, pembinaan, hingga solusi perbankan. “Kemudahan pembayaran ke Indonesia, jaringan nasabah BNI Xpora, sangat membantu kami dalam mengakses produk Indonesia untuk dipasarkan di Delihsa Cafe,” ujarnya.

Warung Papi Mami

Selain Delisha Café, ada juga Warung Papi mami yang memiliki dua cabang di Busan dan Sacheon. Pemilik toko ini awalnya bernama Null, yang membuka toko di distrik Samcheonpo. Jika Anda bepergian ke  Busan, No. 643, Nanbu Ming East, Seo-gu, lantai 2, Jalan Perbelanjaan Chungbu. Ada warung Papi Mami di dalamnya.

Berawal berdasarkan niat buat mengobati kerinduan akan kampung bagi diaspora Indonesia yg berada pada wilayah Jagalchi Busan Korea Selatan, Warung Papi Mami justru sebagai wisata masakan bagi masyarakat Korea Selatan & Anak Buah Kapal (ABK) yang berasal dari penjuru dunia yang bekerja menjadi nelayan disana untuk merasakan makan spesial Indonesia & produk-produk Indonesia lainnya.

“Kebetulan di daerah Jagalchi ini belum ada resto Indonesia. Padahal banyak sekali teman-teman pekerja Indonesia yang ingin menikmati masakan nusantara. Adanya program Kredit Diaspora dari BNI sangat membantu kami untuk mengembangkan kuliner di wilayah ini,” sebutnya.(/BayRaharjo)

kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *