Kecelakaan Bus Pariwisata di Pagar Alam: Kronologi dan Penyebab

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM –  Sebuah kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut puluhan emak-emak majelis taklim dari kota Palembang terjadi di jalur menuju objek wisata air terjun Cughup Embun Kota Pagaralam, Minggu (25/6/2023) sekira pukul 12.10 WIB. Kecelakaan ini mengejutkan banyak pihak dan menjadi perhatian publik.

Kronologi kecelakaan bus pariwisata ini diungkap oleh salah satu penumpang yang berhasil selamat.
Menurut keterangan penumpang tersebut, kecelakaan ini diduga disebabkan karena bus tak kuat menaiki tanjakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Akibatnya, bus oleng dan terguling, menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.
Sebelumnya mari kita mengenal wisata air terjun Cughup Embun yang menjadi tujuan para emak-emak Majelis Taklim berlibur.
Di masa lalu, Bumi Besemah merupakan bagian dari Kerajaan Sriwijaya dan kini dikenal sebagai Kabupaten Pagaralam di Sumatera Selatan.
Daerah ini kaya akan warisan purba berupa batu megalit dan terkenal dengan pesona alamnya yang dikelilingi oleh dua dataran tinggi, yaitu Bukit Barisan dan Gunung Dempo.
Bentuk Pagaralam yang berbukit-bukit inilah yang membuatnya memiliki banyak air terjun dengan karakteristik yang berbeda-beda.
Salah satu air terjun yang menarik di Pagaralam adalah Curug Embun. Air terjun ini, yang dikenal sebagai Cughup Embun oleh penduduk setempat, terletak di Desa Pematang Bango, kaki Gunung Dempo, Pagaralam.
Untuk mencapainya dari Kota Palembang, dibutuhkan waktu sekitar 8 jam perjalanan darat melalui Kabupaten Prabumulih dan Lahat.
Namun, saat ini sudah ada penerbangan lokal yang melayani rute Palembang-Pagaralam, sehingga perjalanan hanya memakan waktu kurang dari setengah jam. Sementara itu, dari pusat Kota Pagaralam, jarak ke Curug Embun hanya sekitar 2 km atau sekitar 15 menit perjalanan.
Perjalanan ini sangat menyenangkan karena pengunjung akan melewati hutan dan kebun kopi melalui jalan yang sudah baik.
Untuk sampai ke lokasi Curug Embun, pengunjung harus berjalan menuruni bukit selama 10 menit.
Jalan yang dilalui agak curam dan selalu basah, tetapi pengelola air terjun telah menyediakan pembatas besi di sepanjang jalan setapak untuk memudahkan pengunjung.
Secara keseluruhan, Curug Embun adalah air terjun dengan ketinggian terbesar di Pagaralam, mencapai 100 meter, meskipun volume airnya tidak begitu besar.
Ketinggian dan volume air yang kecil ini menjadi ciri khas air terjun ini, sehingga air yang jatuh dari atas akan berubah menjadi embun saat mencapai dasar. Inilah alasan mengapa air terjun ini disebut Curug Embun.
Air yang jatuh dari ketinggian 100 meter itu kemudian mengalir dan terkumpul di kolam alami di bawahnya. Di kolam yang penuh dengan batu gunung ini, para wisatawan biasanya menghabiskan waktu untuk berendam dan bermain air.
Dengan harga tiket yang sangat terjangkau, hanya Rp2000/orang, Curug Embun menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Pagaralam. Tidak heran jika saat liburan, air terjun unik ini sering dikunjungi oleh para wisatawan. (/kt)
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *