Gultik Barito: Gultik Viral yang Laku Keras, Habis Lebih dari 100 Porsi per Hari!

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Barito memang terkenal dengan gultik (singkatan dari gulai tikungan) dengan puluhan penjual yang menjajakannya di Blok M, Jakarta Selatan. Namun, ada satu penjual yang menonjol dari yang lain, yakni Gultik Barito alias Gultik Stiker.

Penjual gultik biasanya pilih berjualan berdekatan, tapi Gultik Barito ini memilih lokasi yang sedikit “ngumpet” dan tak banyak dikenal. Namun, kekhasannya justru membuat gultik ini banyak dicari oleh penikmat kuliner malam.
Menyajikan lebih dari 100 porsi per hari, Gultik Barito ini jadi viral di media sosial semenjak April 2022.
Lokasi Gultik Barito yang Antimainstream
Berlokasi di Jl. Melawai Raya No.189 A2, di depan Gereja Barito dan dekat Taman Ayodya, gerobak Gultik Barito ini mulai berjualan sejak pukul 19.00 Sabtu sore hingga dini hari. 
Lokasi yang sepi dan minim penerangan ini justru menciptakan suasana yang nyaman dan eksklusif bagi para pengunjung.
Di gerobak Gultik Barito ini, stiker dari berbagai komunitas motor dan mobil menghiasi gerobaknya, sehingga dikenal dengan sebutan Gultik Stiker.
Harga yang ditawarkan pun ramah di kantong, Rp 15.000 untuk porsi biasa dan Rp 23.000 untuk porsi macho, dengan pilihan isi daging dan campur berisi daging dan jeroan. Terdapat juga sate-sate pelengkap seperti telur puyuh, usus, kulit ayam, paru, dan ati ampela.
Keunikan Gultik Barito: Rasa dan Aroma yang Memikat
Selain lokasi berjualan yang unik dan antimainstream, Gultik Barito juga memiliki rasa dan aroma yang memikat. Menurut beberapa penikmat kuliner, kulit ayam yang digunakan lebih garing dan gurih, sehingga membuat rasa lebih mantap.
Sementara kuah gultik yang diracik Pak Yanto, pemilik Gultik Barito, terasa lebih gurih, rempah, dan pedas daripada gultik lainnya. Kuah gultik ini cenderung merah dan kental, berbeda dari gultik lain yang lebih kuning.
Selain itu, daging sapi yang digunakan 100% murni, tanpa lemak, dan dipotong tipis. Untuk membuat tekstur daging empuk dan kenyal, daging sapi direbus lebih dulu selama 2 jam sebelum dicampur dengan kuah gultik. Begitu pula jeroan yang digunakan, seperti babat, iso, dan paru, semuanya empuk dan lezat.
Sambal Gultik yang Pedas Menyengat
Tak lengkap menyajikan gultik tanpa sambal yang lezat dan pedas. Gultik Barito memiliki sambal gultik yang diracik dari campuran cabe rawit dan cabe merah pilihan.
Sambal ini dibumbui dengan kuah gultik yang panas, sehingga warnanya menjadi oranye kemerahan. Rasanya pun pedas dan menyengat, namun tetap lezat.
Kesuksesan Gultik Barito: Antrean Pengunjung Tiap Hari
Dalam sehari, Pak Yanto mengaku bisa menjual ratusan porsi gultik. Ia menghabiskan 5 jeriken dan 1 dandang besar kuah gultik setiap hari. Antrean panjang terjadi hampir setiap hari, terutama pada akhir pekan. Kebanyakan pengunjung adalah anak muda dan milenial yang rela antre hingga sekitar 1 jam demi mencicipi gultik ini.
Mau mencicipi Gultik Barito yang legendaris ini? Silakan mampir ke lokasi berjualan Pak Yanto dan rasakan nikmatnya gultik yang viral ini! (*)
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *