Fiersa Besari di Blacklist Melakukan Pendakian ke Gunung Rinjani

banner 468x60

BUMIAYU, KANGENTRAVELING.COM – Dunia pendakian dihebohkan oleh seorang musisi sekaligus konten kreator Fiersa Besari yang lebih akrab dipanggil Bung Fiersa. Hal mengejutkan terjadi usai pendakiannya bersama team atap negeri di Pulau Lombok untuk melakukan ekspedisi Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada 11-14 oktober 2020 lalu.

Fiersa Besari masuk dalam daftar hitam (blacklist) pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani yang mengakibatkan dirinya tidak boleh melakukan pendakian selama 2 tahun oleh pengelola TNGR.

Pendakiannya di era new normal pandemi covid-19 dinilai melanggar SOP yang telah ditetapkan oleh pengelola. Pihak dari Fiersa melakukan pelanggar ketentuan mendaki di era new normal yang hanya boleh dilaksanakan 2 hari 1 malam sedang pihaknya melakukan double booking untuk tanggal 13-14 oktober.

Bukan tanpa alasan pihak dari Fiersa Besari melakukan double booking. Kejadian tersebut dilakukan karena adanya kendala berupa badai angin kencang saat menuju puncak yang akhirnya Fiersa dan seluruh team atap negeri memutuskan untuk tetap stay di tempat menunggu badai berlalu.

Perihal berita pemblacklist dirinya dan pihaknya Bung Fiersa segera mengkonfirmasi kepada pihak Taman Nasional Gunung Rinjani dan ternyata kabar yang beredar memang benar adanya.

Fiersa Besari melakukan klarifikasi terkait berita yang menghebohkan dunia pendakian itu melalui laman Instagram Tv miliknya. “Ya, benar saya dan tim atap negeri yaitu Ahsal Bahtiar, kami di blacklist dari Gunung Rinjani atas kesalahan kami sendiri, kesalahan saya”, ujar Fiersa dalam video unggahannya yang berdurasi 4 menit 46 detik.

Ia mencoba menjelaskan kronologi penyebab over stay yang telah dilakukannya bersama timnya.

“Karena waktu itu Asal Bahtiar dia mendadak dia ada kerjaan di Labuan Bajo dan waktu itu saya takutkan dia gak bisa pulang sesuai tanggal yang sudah kami tentukan akhirnya saya melakukan double booking…….”, jelas Fiersa.

Namun, Asal Bahtiar ternyata bisa datang ke Lombok sesuai tanggal pendakian yang telah ditetapkan dan disepakati yakni tanggal 11-12  oktober. Di luar dugaan, saat ditengah jalan ternyata dirinya dan seluruh pihak atap negeri terjebak badai.

Saat-saat tersebut dinilai sulit bagi Fiersa untuk mengambil keputusan antara lanjut dengan resiko yang besar atau turun tanpa hasil. Akhirnya ia memutuskan untuk tetap stay menunggu waktu yang dirasa aman untuk melanjutkan pendakian karena kedatangannya ke sana adalah untuk membuat video di kanal youtubenya, atap negeri.

Double bookingpun akhirnya dilakukan untuk tanggal 13-14 dan mengakibatkan nama Fiersa Besari masuk daftar hitam pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani dari 1906 orang pendaki yang terblacklist. (KT/Erinanda Dewi)

kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *