Doa Keselamatan di Upacara Adat Ngasa Desa Gandoang Agar Pandemi Cepat Berakhir

banner 468x60
KANGENTRAVELING.COMDi setiap tradisi dengan doa keselamatan, pasti ada satu yang khas. Hal tersebut hanya ada di suatu tempat saja. Terlebih lokasi kegiatannya berada di alam terbuka, jauh dari pemukiman. Seperti pada puncak gunung atau tempat yang dianggap keramat. 
Kabupaten Brebes termasuk wilayah beruntung. Hal itu karena diberkahi wilayah dengan keanekaragaman nilai budaya. Selain itu, juga dengan nilai tradisinya. 
Wilayah tersebut memiliki seni, tradisi, dan budaya yang berbeda.  Tentunya yang dipengaruhi dua kebudayaan besar Indonesia, yaitu Jawa dan Sunda. 
Meminta Doa Keselamatan dengan Ritual Micen
Salah satu bentuk eksistensi dan pelestarian tradisi, seperti halnya tradisi Upacara Ngasa. Ngasa tersebut dilaksanakan sebagai wujud sedekah gunung. Salah satu kegiatan sebagai upaya meminta keselamatan dan tolak bala. Ritual itu disebut dengan Micen.
Ritual Micen dengan bentuk suguhan makanan. Makanan tersebut didoakan oleh semua juru kunci. Hal itu sebagai baktinya untuk Nyai Dewi Putri Sari yang berkuasa di Gunung Sagara. 
Proses ritual Micen sebelum acara doa bersama dipimpin oleh juru kunci. Pelaksanaannya dilakukan setelah acara puncak Gunung Sagara. Ritual tersebut dilakukan tengah malam. Setelah itu, akan turun di Pagedongan sekitar pukul 11 atau 12 siang. 
Suguhan makanannya terbuat dari ketan, jagung, dan buah.  Makanan tersebut diberi doa di dalam Gedong Jimat. Kemudian diserahkan kepada sang penguasa alam dengan memohon doa kepada Allah.
Doa yang dipanjatkan ini untuk memohon keselamatan dan keberkahan. Terutama untuk masyarakat Gandoang pada khususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya. Tradisi Ngasa tahun ini, doa yang dipanjatkan lebih fokus pada pandemi. Diharapkan Covid-19 segera hilang dari muka bumi ini. 
Cara Unik Menghitung Kehadiran dalam Tradisi Ngasa
Ada cara unik untuk menghitung jumlah kehadiran saat mengikuti tradisi Ngasa. Masyarakat adat tidak menggunakan alat hitung mesin atau dihitung satu-satu. Namun dengan menggunakan sobekan daun pisang yang dibagi kepada seluruh pengunjung. 
Setelah semuanya memegang sobekan daun, maka akan diminta kembali untuk dihitung. Sehingga akan mengetahui jumlah orang yang mengikuti tradisi tersebut. Hal itu bisa menjadi perbandingan  dengan pengunjung yang ikut melaksanakan tradisi di tahun kemarin.
Ada sekitar 460 orang yang ikut dalam upacara adat ngasa 2021 di Desa Gandoang tahun ini. Mereka terdiri dari pemangku adat, juru kunci, masyarakat setempat, dan juga para pendatang dari luar daerah.
Pelestarian Upacara Ngasa
Pelestarian alam saat ini sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari Upacara Ngasa. Oleh karena itu, Upacara Ngasa sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Penetapan tersebut dilakukan langsung oleh Kemendikbud pada tahun 2019.
Upacara Ngasa merupakan ritual adat yang memiliki nilai budaya, syarat dengan filosofi, dan nilai luhur alamnya.  Ritual doa keselamatan yang telah lama dilaksanakan tak lain sebagai wujud kebudayaan masyarakat. Terutama masyarakat yang tinggal di kawasan kaki Gunung Sagara.
Hal tersebut bisa terlihat dari catatan perjalanan Bupati Brebes waktu dulu Kanjeng Arya Tjandranegara I.  
Pelaksanaannya pada tahun 1884, dalam melakukan tournee ke wilayah Gunung Sagara. 
Setelah penetapan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemendikbud, maka Upacara Ngasa ini milik masyarakat dan pemerintah Brebes.  Dari catatan sejarah yang ada, tradisi tersebut tidak hanya dilaksanakan di Gandoang. Namun juga dapat dilaksanakan pada wilayah yang lainnya.
Adanya kekayaan budaya ini merupakan bagian dari Objek Pemajuan Kebudayaan.  Bahkan kekayaan budaya ini telah tercatat dalam Pokok-pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Brebes 2018.
Pelaksanaan doa keselamatan ada dalam tradisi ritual Micen. Doa yang dipanjatkan secara khusus untuk masyarakat Gandoang dan semua masyarakat pada umumnya.

 
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *