Dianggap Buang-buang Uang Negara Gunakan Influencer Untuk Promosi Pariwisata Saat Pandemi, Menparekraf Wisnutama; Promosi Pariwisata Bukan Mie Instan

banner 468x60


BUMIAYU, KANGENTRAVELING.COM –
Dimasa pandemi seperti saat ini sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang terkena dampak sangat parah akibat banyak diberlakukannya pembatasan untuk pencegahan penyebaran penularan Covid-19. Bahkan saking terpuruknya sektor pariwisata banyak perusahaan travel yang bangkrut karena tidak bisa membiayai operasional perusahaannya.

Beberapa waktu lalu pemerintah Indonesia malah melakukan promosi pariwisata dengan menggaet para Influencer untuk ikut dalam mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia.

Dalam sebuah tayangan youtube Podcast Close The Dor yang dipandu oleh Dedy Corbuzier, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Wisnuthama Kusubandio memberikan tanggapannya.

Bahwasanya apa yang dilakukan pemerintah untuk tetap melakukan promosi pariwisata disaat pandemi tidaklah asal-asal melainkan sudah ada tujuannya. Menurut Wisnuthama hal tersebut juga sedang dilakukan oleh banyak negara diseluruh dunia. Malah justru negara-negara lain sangat agresif untuk melakukan promosi pariwisatanya. Karena promosi pariwisata bukanlah seperti promosi mie instan.

“Namanya promosi pariwisata itu bukan kayak promosi mie instan, kita promosi sekarang enam bulan atau satu tahun lagi baru datang” terang Wishnutama.

Promosi pariwisata tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, begitu waktunya sudah memungkinkan kita baru mulai untuk mempromosikan destinasi wisata maka kita akan tertinggal.

Diharapkan dengan adanya promosi semacam itu pariwisata Indonesia akan selalu menjadi Top of Mind dari para calon wisata diseluruh dunia. “Destinasi pariwisata kita itu agar selalu menjadi top of mind untuk para calon wisatawan” jelas Wishnutama kepada Dedy Corbuzier. (/rdl)

kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *