Cerita Mistis Gunung Lawu yang Membuat Pendaki Merinding

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Sebagai salah satu destinasi pendakian favorit di pulau Jawa, Gunung Lawu menawarkan pemandangan alam yang luar biasa indah. Namun, siapa sangka balik panorama alamnya, tersimpan kisah-kisah misteri yang membuat bulu kuduk merinding.

Gunung Lawu terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan puncak tertingginya mencapai 3.265 meter di atas permukaan laut.
Keindahan Gunung Lawu memang tidak perlu diragukan lagi. Namun tahukah Anda, balik pesona alamnya, ternyata terdapat berbagai cerita mistis yang melekat pada gunung ini.
Legenda Penjaga Gunung Lawu
Cerita mistis Gunung Lawu bermula dari legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitar. Konon Gunung Lawu diyakini sebagai tempat penjagaan oleh dua makhluk gaib yang bernama Dipa Menggala dan Wangsa Menggala. Menurut kisah yang turun temurun, kedua penjaga ini dulunya adalah manusia biasa yang menemani Prabu Brawijaya V mengasingkan diri kemudian diangkat menjadi penguasa dan patih atas semua makhluk gaib di Gunung Lawu.
Cerita Merinding di Gunung Lawu
Berikut ini beberapa cerita mistis yang beredar dan menjadi percakapan di kalangan masyarakat dan para pendaki:
  1. Pasar Setan: Mirip dengan Gunung Arjuno, Gunung Lawu juga dipercaya memiliki pasar setan. Para pendaki seringkali mendengar suara ramai seperti di pasar saat melewati jalur pendakian Cheto.
  2. Jumlah Pendaki: Konon jumlah pendaki harus berjumlah genap, bukan ganjil. Alasannya jika jumlahnya ganjil, akan digenapkan oleh makhluk lain.
  3. Mitos Sendang Drajat: Konon jika meminum air dari sumber mata air yang bernama Sendang Drajat, seseorang akan awet muda.
  4. Gunung yang Memiliki ‘Nyawa’: Beberapa pendaki percaya bahwa Gunung Lawu dapat mendengar setiap perkataan manusia. Oleh karena itu, mereka diingatkan untuk menjaga kata-kata dan tindakan mereka saat berada di gunung.
  5. Burung Kyai Jalak: Burung ini diyakini sebagai penjelmaan dari Kyai Jalak, seorang penjaga gunung. Jika burung ini mengikuti pendaki sepanjang pendakian, itu berarti kedatangan mereka disambut oleh para penguasa di sana.
Meskipun kisah-kisah mistis ini cukup mengejutkan dan kadang merindingkan, namun tidak mengurangi minat orang untuk mendaki Gunung Lawu. Sebaliknya, kisah-kisah ini justru menambah daya tarik tersendiri.
Namun sejauh ini, cerita mistis tersebut masih menjadi perdebatan, seberapa jauh kisah tersebut menjadi kenyataan atau hanya mitos semata.
Yang paling penting, setiap pendaki harus selalu menunjukkan sikap yang positif dan menghargai lingkungan sekitar saat berada di puncak gunung. (*)
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *