Candi Pangkuan Kenapa Tidak Dikelola Menjadi Tempat Wisata, Padahal Pontensinya Seperti Monkey Forest Bali

banner 468x60

(Photo: IG/inibumiayu/HelenaAmaliahh)

PAGUYANGAN, KANGENTRAVELING.COM – Sudah sering banget gwe ngebahas sebuah Candi yang berada di Dukuh Karanggandul, Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah ini, namanya Candi Pangkuan. Mungkin terbersit dibenak kalian bakalan ada sebuah bangunan kuno dari batu yang ditumpuk-tumpuk dengan arsitek yang megah layaknya peninggalan jaman dulu. 

Candi pangkuan ini hanya terdapat sebuah batu lonjong yang ukuran sekitar 50 centimeter. Tidak diketahui persis asal usul dan literasi peninggalan yang menjelaskan tentang candi ini. Luas candi sekitar 4 hektar dengan tumbuhan dan pepohonan yang ukurannya cukup besar. Diperkirakan pohon yang berada di candi Pangkuan berumur ratusan tahun. Selain itu disekitar Candi dijadikan tempat pemakaman warga sekitar.

Didalam area candi tersebut terdapat sekitar 40 Makan dan beberapa ada yang ukurannya cukup panjang sekitar dua meter lebih. Menurut warga sekitar dan juru kunci yang biasa merawat candi Pangkuan makam tersebut merupakan makam Kyai Wisnu, Kencana Wungu dan Nyai Rantan Sari. Menurut legenda dari orang tua mereka adalah orang-orang yang pertama kali menghuni daerah di wilayah Brebes Bagian Selatan ini.

Kalau menurut cerita dari kakek gwe yang asli orang Cilibur, Candi Pangkuan dulunya sering dijadikan tempat upacara peribadatan dan tempat untuk bertapa di jaman kerajaan-kerajaan. Pada sekitar tahun enam puluhan tempat tersebut masih digunakan sebagai tempat menaruh sesajen. Setelah masuk oraganisasi agama kewilayah tersebut beberapa benda-benda yang ada dibuang dan beberapa pohon besar ditebang karena dianggap hal sirik dan musyrik.

Sebenarnya candi Pangkuan ini sangat menarik untuk dikembangkan menjadi tempat wisata. Salah satunya seperti Monkey Forest Bali yang tersohor itu. Sama halnya denga Monkey Forest Bali Candi pangkuan juga dihuni ratusan Monyet mulai dari ukuran kecil hingga besar. 

Andai saja pemerintah daerah atau swasta yang mau mengembangkan tempat ini pasti sangat bagus untuk meningkatkan perkonomian wilayah tersebut. Tinggal bagaimana cara mengelola yang baik dan menata tempat ini lebih menarik tetapi tidak mengurangi keasriannya.

View this post on Instagram

CANDI PANGKUAN .. Hampir 10th ga ke sini, Monyetnya nambah banyak👍👍 Kalo mau ke sini jangan lupa bawa makanan buat Monyet yah, jagung kering, pisang atau roti .. *Jangan lupa buang sampah pada tempatnya & Patuhi Protokol kesehatan ya lur .. Ini kalo di kembangkan sama Pemkab bakalan keren nih, karena punya sejarah, mitos & daya tarik tetsendiri👍 Via @instabumiayu Cc: @idzapriyanti @ganjar_pranowo @kemenparekraf.ri @wishnutama @jokowi .. 📍Candi Pangkuan, Cilibur, Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia .. #candiPangkuan #cilibur #nature #kebunteh #pesonaindonesia #monyet #monkey #boycotprancis #prancis #perancis #france #savekomodo #savemuslim #breakingnews #wisatabumiayu #wisatabrebes #wisata #instagram #viral #verified #salem #bantarkawung #paguyangan #sirampog #tonjong #brebesselatan #brebes #instabumiayu #bumiayu

A post shared by KABUPATEN BREBES (@kabupatenbrebes) on

Sejak dulu sudah banyak yang mensurvey dan berencana untuk mengembangkan Candi Pangkuan, tapi hingga saat ini tidak pernah terlaksana. Tidak pernah diketahui persisnya kenapa Candi Pangkuan tak dilirik sama sekali untuk dijadikan objek wisata. Yowess mbohh sing penting nggono bae! (/rdl)

kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *