Air Terjun Bidadari: Pesona Tersembunyi di Kaki Gunung Tambora

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Air Terjun Bidadari, terletak di kaki Gunung Tambora, merupakan salah satu spot wisata alam yang tersembunyi dengan pemandangan yang eksotis. Meskipun belum banyak dikenal, keindahan Air Terjun Bidadari mampu memanjakan mata para pengunjung yang berkesempatan datang ke sana.

Keindahan Air Terjun Bidadari
Air Terjun Bidadari, yang juga dikenal dengan nama Air Terjun Oi Marai, terletak di Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora. Air terjun ini berada di kawasan Taman Nasional Tambora dan memiliki ketinggian sekitar 25 meter. Debit air yang besar mengalir di bawahnya membentuk sungai yang mengairi permukiman masyarakat Desa Kawinda To’i dan Desa Oi Katupa.
Dikelilingi oleh perbukitan dan pepohonan rindang, Air Terjun Bidadari menawarkan suasana yang sejuk, bahkan di musim kemarau. Bagian atas air terjun termasuk kawasan hutan lindung dan konservasi.
Keindahan Air Terjun Bidadari diperkaya oleh struktur tebing dan bebatuan yang menghiasinya, serta debit airnya yang selalu melimpah bahkan di musim kemarau.
Manfaat Air Terjun Bidadari bagi Masyarakat Sekitar
Menurut Abdul Haris, Kepala Dusun Kawinda Toi, sungai yang berasal dari Air Terjun Bidadari sangat bermanfaat bagi masyarakat di beberapa desa di kaki Gunung Tambora.
Sungai ini menjadi sumber irigasi pertanian, perkebunan, dan kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat setempat. Debit air sungai ini tetap mengalir sepanjang tahun, sehingga warga tidak mengalami kesulitan air.
Namun demikian, pengelolaan Air Terjun Bidadari sebagai spot wisata belum maksimal. Pengunjung masih terbatas krn msh sedikit informasi yang ada.
Kendala yang dihadapi pemerintah desa antara lain akses jaringan telekomunikasi dan internet, jarak lokasi air terjun yang cukup jauh dan keterbatasan anggaran untuk mengelola fasilitas tersebut.
Bagaimana Cara ke Air Terjun Bidadari
Ada dua rute yang bisa ditempuh untuk mencapai Air Terjun Bidadari, yaitu lingkar utara dan lingkar selatan. Rute lingkar utara melalui Dompu-Sanggar-Kawinda To’i, sementara rute lingkar selatan melalui Dompu-Pekat-Labuan Kananga-Kawinda Toi. Waktu tempuh masing-masing rute sekitar 4-6 jam.
Pemandangan yang indah akan menyambut para pengunjung sepanjang perjalanan. Namun, sebelum sampai ke lokasi air terjun, pengunjung harus menempuh jarak tambahan sekitar 1 kilometer dari jalan utama dengan mobil dan kemudian berjalan kaki sekitar 300 meter.
Fasilitas Wisata Air Terjun Bidadari
Fasilitas wisata di Air Terjun Bidadari masih terbilang minim. Hanya ada satu bangunan barugak untuk tempat istirahat dan papan informasi jalur pendakian Gunung Tambora.
Komunitas Pencinta Alam (KPA) Al Gura Tambora telah membantu menata jalan ke air terjun dengan membantu membuat tulisan dan informasi yang kreatif pada papan kayu.
Saat ini, pengunjung yang ingin menikmati Air Terjun Bidadari masih belum dikenakan biaya masuk. (*)
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *