15 Tarian Tradisional Betawi yang Perlu Kamu Ketahui

banner 468x60

KANGENTRAVELING.COM – Tarian tradisional seringkali merupakan hasil kearifan lokal masyarakat setiap daerah yang turun temurun. Tarian Betawi adalah salah satu contohnya.

Sebagai penduduk ibu kota, ada sejumlah tarian khas Betawi yang penting untuk dipahami. Tarian tradisional ini secara esensial merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia yang wajib dijaga kelestariannya.
Seni tarian Betawi sangat mendalam dengan irama musik tradisional yang mendampingi. Tarian Betawi memiliki karakteristik tertentu, seperti melibatkan pendampingan musik yang ceria dan gerakan-gerakan tari yang penuh energi. Berikut adalah beberapa tarian tradisional yang wajib diketahui.
1. Tarian Sembah Nyai
Tarian ini adalah salah satu contoh tarian tradisional Betawi yang dipenuhi oleh irama musik Gambang Kromong. Bila diperhatikan, tarian ini memiliki unsur Melayu yang tampak terlihat dalam beberapa gerakannya. Alasan penggunaan unsur Melayu ini masih tidak pasti.
2. Tari Kembang Lambang Sari
Tarian ini sangat terpengaruh oleh kisah Jantuk Teater Topeng Betawi. Kisah ini menggambarkan kegembiraan para orang tua dalam merawat anak mereka. Kegembiraan tersebut kemudian diubah menjadi bentuk tarian tradisional yang masih bertahan hingga saat ini.
3. Tari Lenggo Jingke
Tari Lenggo Jingke rupanya berasal dari Bahasa Betawi yang berarti melompat sambil berjinjit, yang sejalan dengan unsur utama di dalam gerakannya, yaitu berjinjit. Tarian ini biasanya hanya ditampilkan oleh penari wanita dalam bentuk kelompok.
4. Tari Nandak Ganjen
Tari Nandak Ganjen terdiri dari dua kata, Nandak dan Ganjen. Nandak bermakna penari, sementara Ganjen berarti genit. Tari khas Betawi ini menggambarkan kegenitan dan kelincahan remaja yang sedang beranjak dewasa.
5. Tari Cokek
Tari Cokek ini merupakan tarian yang interaktif, di mana penari akan mengikat selendangnya pada penonton dan sang penonton diharapkan untuk tidak menolak untuk menari bersama. Gambang Kromong juga menjadi musik pendamping utama tari khas Betawi ini. Tarian ini biasanya dipentaskan saat acara-acara besar dan penari biasanya mengenakan kebaya khusus, yang disebut Kebaya Cokek.
6. Tari Renggong Manis
Tarian ini merupakan perpaduan berbagai budaya, termasuk Arab, Cina Klasik, Betawi dan India. Pengamatan awal menunjukkan bahwa tarian ini awalnya hanya dipentaskan dalam acara-acara formal sebagai hiburan untuk tamu undangan. Gerakan dinamis dan irama musik yang penuh kegembiraan dan keceriaan membuat Tari Renggong menjadi pilihan untuk menyambut tamu.
7. Tari Ngarojeng
Tari Ngarojeng mendapatkan inspirasi dari musik Ajeng yang berkembang di Betawi pinggiran. Musik Ajeng adalah musik pendamping dalam acara pernikahan tradisional Betawi, dan permainan ini kemudian disebut menjadi dasar irama dari tari Ngarojeng.
8. Ronggeng Blantek
Tari Blantek/Ronggeng Blantek adalah tarian khas Betawi yang berfungsi sebagai hiburan untuk menyambut tamu undangan dalam acara besar. Selain itu, pada awal kemunculannya, tarian ini adalah tarian pembuka dalam kesenian Blantek yang gerakannya memberikan kebahagiaan dan hiburan.
9. Tari Samra
Tarian ini adalah tarian khas suku Betawi yang hanya dipentaskan oleh penari pria saja. Tarian ini mempertunjukkan gerakan silat yang dibuat lebih halus, mematikan namun tetap menjaga estetika. Biasanya tarian ini diiringi oleh musik Orkes Gambus. Saat mengadakan acara seperti hajatan pernikahan atau khitanan, tari Samra selalu dipertunjukkan oleh mereka yang punya hajat.
10. Tari Belenggo
Tari Belengo memperkenalkan gerakan silat sebagai gerakan dasar tarian dengan fokus pada estetika keindahan gerak. Tari Belenggo yang ada sekarang terbagi menjadi dua jenis menurut irama musik pendamping, yakni Tari Belenggo Ajeng dan Blenggo rebana.
11. Tari Gitek Balen
Gerakan tari Gitek Balen merepresentasikan perasaan remaja perempuan yang sedang menuju usia dewasa. Gerakan tarian ini sangat dinamis, tepat untuk menggambarkan lincahnya gadis yang sedang masuk masa puber. Kesannya adalah keceriaan.
12. Tari Topeng Betawi
Tari ini unik karena menggabungkan seni drama, tari dan lagu. Tarian Topeng Betawi biasanya diiringi oleh musik dari Rebab, Gong Buyung, Kulanter dan Kempul. Penari yang ikut mempertunjukkan biasanya memakai topeng kayu dan mengenakan pakaian tradisional Betawi.
13. Tari Sirih Kuning
Tari Sirih Kuning merupakan salah satu varian dari Tari Cokek. Tarian ini awalnya dilakukan oleh sepasang penari pria dan wanita, tetapi belakangan ini tidak ada lagi batas usia tertentu yang dapat menampilkan tarian ini. Tari Sirih Kuning ini selalu diiringi oleh musik Gambang Kromong.
14. Tari Lenggang Nyai
Tarian ini didasarkan pada kisah Nyai Dasimah yang dilematis dalam memilih calon suaminya. Tarian ini menggambarkan perjuangan berbagai bentuk yang dilakukan oleh Nyai Dasimah. Dalam singkat, tarian ini akan menarik jika diangkat ke film.
15. Tari Zapin Betawi
Tarian ini mengandung konsep penggabungan Tari Zapin Melayu dengan adat budaya Arab di Timur Tengah. Biasanya para penari Zapin mengenakan kerudung yang menutupi rambut di kepala mereka. Tari Zapin Betawi ini selalu diiringi oleh musik Gambus dan Marawis.
kangentraveling.com
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *